image1.png

March 6, 2019 Uncategorized

Pelanggan yang terhormat,

Terima kasih atas kepercayaan Anda dalam menggunakan layanan kesehatan Klinik Anak AP&AP.
Seluruh manajemen, dokter dan staff AP & AP Pediatric, Growth and Diabetes Center mengucapkan
Rahajeng Nyanggra Rahina Nyepi Caka 1941

Salam Hangat, AP & AP Pediatric, Growth and Diabetes Center

Dear valued customers,

Thank you for your trust in using AP & AP Clinic’s health services.
All management, doctors and staff wish you
Rahajeng Nyanggra Rahina Nyepi Caka 1941

Warm Regards, AP & AP Pediatric, Growth and Diabetes Center
———————————————-
Klinik tutup hari Kamis, 7 Maret 2019, dan akan buka kembali pada hari Jumat, 8 Maret 2019 jam 09.30 WIB


cara-penularan-flu-1200x1313.jpg

February 28, 2019 Uncategorized

Influenza, yang lebih dikenal dengan sebutan flu, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari familiaOrthomyxoviridae (virus influenza), yang menyerang unggas dan mamalia. Gejala yang paling umum dari penyakit ini adalah menggigil, demam, nyeri tenggorokan, nyeri otot, nyeri kepala berat, batuk, kelemahan, dan rasa tidak nyaman secara umum.[1]

Walaupun sering tertukar dengan penyakit mirip influenza lainnya, terutama selesma, influenza merupakan penyakit yang lebih berat dibandingkan dengan selesma dan disebabkan oleh jenis virus yang berbeda[2] Influenza dapat menimbulkan mual, dan muntah, terutama pada anak-anak,[1] namun gejala tersebut lebih sering terdapat pada penyakit gastroenteritis, yang sama sekali tidak berhubungan, yang juga kadangkala secara tidak tepat disebut sebagai “flu perut.”[3] Flu kadangkala dapat menimbulkan pneumonia viral secara langsung maupun menimbulkan pneumonia bakterial sekunder.[4]

Biasanya, influenza ditularkan melalui udara lewat batuk atau bersin, yang akan menimbulkan aerosol yang mengandung virus. Influenza juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan tinja burung atau ingus, atau melalui kontak dengan permukaan yang telah terkontaminasi. Aerosol yang terbawa oleh udara (airborne aerosols) diduga menimbulkan sebagian besar infeksi, walaupun jalur penularan mana yang paling berperan dalam penyakin ini belum jelas betul.[5] Virus influenza dapat diinaktivasi oleh sinar mataharidisinfektan, dan deterjen.[6][7] Sering mencuci tangan akan mengurangi risiko infeksi karena virus dapat diinaktivasi dengan sabun.


Hari-Kartini-2.jpg

December 7, 2018 Uncategorized

Kapan seorang anak disebut demam?

normal manusia adalah 36,5 – 37,5°C. Diatas suhu normal anak disebut demam.


Apa saja gejala yang menyertai demam ?

Saat suhu mulai naik, sering kali anak merasa kedinginan dan menggigil. Ini merupakan suatu proses normal. Yang terjadi saat itu adalah peningkatan set point suhu di otak sehingga tubuh merasa kedinginan dan tubuh berusaha menghangatkan kembali dengan cara menggigil. Saat demam, anak seringkali merasa lemas, tidak aktif, gelisah, dan cenderung ingin tidur. Anak yang sedang mengalami demam biasanya tidak memiliki nafsu makan. Jumlah pernapasan juga meningkat sehingga anak terlihat bernapas lebih cepat.


Apa yang dapat terjadi saat anak mengalami demam tinggi ?

Saat demam tinggi, sebagian anak dapat mengalami kejang demam. Namun tidak semua anak mengalaminya. Demam tinggi juga dapat membuat anak mengalami lemas dan dehidrasi karena jumlah asupan yang berkurang disertai penguapan tubuh yang meningkat lebih banyak.


Kapan anak memerlukan obat panas ?

Pada suhu diatas 38°C. Jenis obat panas yang dapat diberikan antara lain parasetamol atau ibuprofen. Dosis pemberian parasetamol adalah 10-15 mg/kg berat badan/kali sedangkan ibuprofen 5-10 mg/kg berat badan/kali, atau sesuai anjuran dokter.Pemberian parasetamol dapat diulang setiap 4 jam bila suhu masih di atas 38°C. Obat dapat diberikan baik sebelum maupun sesudah makan/minum susu. Obat-obat jenis ini tersedia dalam bentuk drop, sirop, tablet, dan suppositoria. Setelah memberikan obat pada anak, tunggulah 30 menit – 1 jam baru kemudian cek ulang suhu anak karena obat memerlukan waktu untuk bekerja menurunkan panas anak. Sementara itu, bantu dengan mengompres anak.


Apa itu obat supposituria ?

Obat suppositoria adalah sediaan obat yang diberikan melalui anus (dubur). Umumnya diberikan bila suhu anak mencapai 39,5°C dan pemberian dan pemberian secara oral sulit dilakukan (misal anak tidur atau muntah). Pemberian obat supposituria memiliki kecepatan menurunkan demam lebih cepat dibandingkan pemberian secara oral. Obat supposituria ada 2 jenis, yang berbentuk seperti peluru dan bentuk cair seperti kemasan.

Bagaimana cara pemberian obat supposituria berbentuk peluru ?

  • Buka tutup kemasan
  • Masukkan ke dalam dubur anak sesuai dosis
  • Tutup dubur anak (dengan merapatkan kedua bokong) dan tahan 1 menit agar obat tidak keluar kembali

Bagaimana cara pemberian obat suppositoria berbentuk cair dalam kemasan ?

  • Buka tutup kemasan 
  • Masukkan ke dalam dubur anak sesuai dosis
  • Pencet badan kemasan agar cairan obat keluar
  • Tarik kemasan dalam posisi kemasan masih terpencet
  • Tutup dubur anak (dengan merapatkan kedua bokong) dan tahan 1 menit agar obat tidak mengalir keluar
  • Lepaskan pencetan pada kemasan dan buang kemasan tersebut

Bagaimana cara menyimpan obat suppositoria ?

Obat-obat suppositoria harus disimpan di dalam lemari es tetapi bukan di dalam freezer.

Bagaimana cara mengompres yang benar ?

  • Rendam kain pembasuh atau handuk dalam air hangat
  • Gunakan kain pembasuh yang masih hangat tersebut untuk mengompres tempat-tempat yang dilalui pembuluh darah besar seperti leher, ketiak, dan selangkangan atau bisa juga dengan membasuh seluruh tubuh anak
  • Bila kain sudah mulai dingin, segeralah angkat dan ganti dengan kain lain yang masih hangat. Jangan biarkan kain pembasuh yang sudah dingin menempel pada tubuh anak
  • Bila sudah selesai, keringkan tubuh anak dan ganti pakaian atau seprei yang basah

Penulis dr. Marissa Pudjiadi, Sp.A


download-1.jpg

November 16, 2018 Uncategorized

Tahukah Mom? Bahwa Klinik AP&AP Pediatric, Growth and Diabetes Center bekerjasama dengan sekolah – sekolah dalam program Medical Check Up (MCU) Skrining Perkembangan Anak dan Pemeriksaan Kesehatan.

Klinik AP&AP sebagai salah satu Klinik Anak di Jakarta menjadi salah satu tempat yang dipilih dari Proklamasi School and Daycare untuk dilakukannya skrining perkembangan anak dan pemeriksaan kesehatan. Acara ini dilaksanakan selama 2 hari tanggal 6 & 7 November 2018.

        

Lalu apa aja sih yang dilakukan selama anak – anak Proklamasi School di  Klinik AP&AP ?

Pertama-tama murid-murid akan dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan oleh tim medis kami. Lalu kemudian akan dilakukan pemeriksaan oleh dr. Wiranty Ramadhani juga dr. Maria Gita Merisa. Medical Check up yang dilakukan di Klinik AP&AP Jakarta ini, pastinya sangat berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Pelayanan Kesehatan lainnya, karena bukan hanya pemeriksaan fisik tetapi juga ada tim medis kami akan melakukan Skrining Perkembangan Anak, sehinggan sesuai dengan usia anak tersebut.

        

        

Selain dilakukan pemeriksaan, Klinik juga menyediakan arena bermain untuk anak-anak dan pemutaran film untuk anak. Terlihat antusiasme yang sangat besar dari murid-murid dan mereka juga tidak takut saat bertemu dengan dokter.

       

Jika anda tertarik menjadikan sekolah si kecil menjadi sekolah partner kami. Anda dapat menghubungi kami melalui email : apap_pediatric@yahoo.com. Tim kami siap membantu untuk memberikan informasi lebih lanjut.


1200px-World_Diabetes_Day_logo.svg_-1200x834.png

November 9, 2018 Uncategorized


WhatsApp-Image-2018-12-03-at-19.26.57.jpeg

November 2, 2018 Uncategorized


02.10.2018.jpg

October 2, 2018 Uncategorized

Tinggi badan merupakan salah satu parameter penting dalam menilai pertumbuhan – bahkan dapat menjadi penanda adanya suatu penyakit pada anak. Akan tetapi, anak dengan perawakan pendek tidak selalu berarti anak tidak sehat. Hal ini dikarenakan tinggi badan seorang anak ditentukan oleh berbagai faktor, termasuk di antaranya genetik atau keturunan. Pada perawakan pendek akibat faktor keturunan, biasanya kurva pertumbuhan anak berjalan normal mengikuti garis secara linier (walaupun berada di bawah persentil 3), umur tulang normal, serta tidak ditemukan adanya kelainan yang menyebabkan gangguan pertumbuhan.

Tinggi potensi genetik adalah perkiraan tinggi badan seorang anak saat dewasa yang dihitung berdasarkan tinggi badan kedua orangtua. Seorang anak yang dilahirkan dari orangtua dengan tinggi badan kurang dari 150 cm tentu memiliki tinggi potensi genetik yang lebih pendek dibanding yang dilahirkan dari orangtua dengan tinggi badan lebih dari 170 cm.

Rumus untuk menghitung tinggi potensi genetik seorang anak dapat dilihat di bawah ini:

  • TPG anak laki-laki = ( (TB ibu (cm) + 13 cm) + TB ayah (cm) )/2 ± 8,5 cm
  • TPG anak perempuan = ( (TB ayah (cm) – 13 cm) + TB ibu (cm) )/2 ± 8,5 cm

Selain itu, variasi normal perawakan pendek anak juga dapat dijumpai pada kondisi Constitutional Delay of Growth and Puberty. Anak dengan kondisi ini biasanya ditandai dengan laju pertumbuhan yang lambat dan di bawah persentil 3 saat masa pra-pubertas namun akan mengalami percepatan setelah melewati masa pubertas – sehingga tinggi akhir saat dewasa pada umumnya akan normal. Pada pemeriksaan dapat dijumpai umur tulang cenderung terlambat dibanding usia anak, serta perkembangan organ seksual anak cenderung lebih lambat. Seringkali kita dapat menjumpai riwayat serupa (pubertas terlambat) dalam keluarga – terutama orangtua.

Terkadang kita juga dapat menjumpai keadaan dimana seorang anak memiliki perawakan pendek tanpa dijumpai faktor keturunan orangtua pendek, tidak adanya suatu kelainan/penyakit, serta tidak ada tanda-tanda pubertas terlambat. Hal ini disebut dengan istilah “idiopatik”.

Untuk dapat menentukan apakah perawakan pendek seorang anak termasuk dalam variasi normal atau ternyata merupakan tanda penyakit, tentu sebaiknya orangtua perlu berkonsultasi dengan tenaga medis yang ahli di bidangnya seperti dokter spesialis endokrinologi anak.

 

 

 

Sumber : dr. Wiranty Ramadhani


21.09.2018.jpg

September 21, 2018 Uncategorized

Pengukuran tinggi badan menjadi salah satu poin penting dalam skrining kesehatan anak. Anak bertubuh pendek bisa menjadi tanda adanya penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan. Salah satu penyebab gangguan pertumbuhan anak yang harus diwaspadai adalah kelainan hormonal, seperti kekurangan hormon pertumbuhan, kekurangan hormon tiroid, kelebihan hormon steroid, dan diabetes melitus.

  1. Kekurangan Hormon Pertumbuhan

Hormon Pertumbuhan (growth hormone)  adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis yang terdapat di otak. Hormon ini berperan dalam menghasilkan zat-zat yang membantu pertumbuhan tulang, mengatur metabolisme, serta menyusun komposisi tubuh. Kekurangan hormon ini dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat. Kekurangan hormon pertumbuhan bisa terjadi akibat bawaan (kongenital) maupun didapat (akibat tumor, radiasi, dsb). Sebagian besar kasus kekurangan hormone ini belum dapat ditemukan/dijelaskan penyebabnya secara pasti (idiopatik).

2. Kekurangan Hormon Tiroid

Hipotiroid (istilah bagi kekurangan hormon tiroid) adalah kondisi dimana kelenjar tiroid/kelenjar gondok yang terdapat di leher tidak mampu menghasilkan hormon tiroid yang cukup bagi tubuh. Hormon tiroid merupakan hormon yang berperan penting dalam metabolisme tubuh. Kekurangan hormon ini dapat menimbulkan gangguan intelektual maupun gangguan pertumbuhan pada anak. Adanya riwayat hipotiroid dalam keluarga meningkatkan risiko seorang anak menderita hipotiroid. Walaupun demikian, hipotiroid dapat dijumpai pula akibat kekurangan yodium, konsumsi obat tertentu, riwayat operasi atau radiasi pada kelenjar tiroid, serta pada penyakit autoimun.

3. Kelebihan Hormon Kortisol

Kortisol adalah suatu hormon steroid yang secara alamiah dapat dihasilkan oleh kelenjar adrenal tubuh. Hormon kortisol dapat mempengaruhi kerja jantung, sistem saraf, maupun ginjal. Hormon ini juga berperan penting dalam pengaturan metabolisme, tekanan darah, kekebalan tubuh, dan respon stress. Cushing Syndrome adalah penyakit yang disebabkan oleh kelebihan hormon kortisol dalam tubuh. Penyakit ini dapat terjadi akibat terlalu banyak mengonsumsi obat golongan kortikosteroid maupun adanya tumor di hipofisis yang berperan dalam mengatur hormon tubuh.  Kadar kortikosteroid yang terlalu tinggi dalam darah menyebabkan peningkatan tekanan darah, peningkatan kadar gula darah, pengeroposan tulang, kehilangan massa otot, dan mudah terkena infeksi. Pertumbuhan anak dapat terhambat sehingga perawakan tampak pendek.

4. Diabetes Melitus

Gangguan pertumbuhan dapat dijumpai pada pasien diabetes melitus dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol. Pada beberapa kasus, diabetes melitus juga dapat diiringi dengan kelainan autoimun lain seperti hipotiroid. Seperti yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya, hipotiroid dapat menghambat pertumbuhan seorang anak.

Diagnosis kelainan hormonal dapat ditegakkan melalui pemeriksaan dokter yang ditunjang oleh hasil laboratorium dan radiologi. Saat ini sudah tersedia pengobatan bagi anak yang menderita gangguan pertumbuhan akibat kelainan hormonal, dengan catatan semakin awal diagnosis ditegakkan akan semakin baik bagi keberhasilan pengobatan. Untuk itu, lakukan skrining atau pemeriksaan pertumbuhan secara berkala pada anak. Apabila didapatkan keluhan tubuh pendek, berkonsultasilah dengan dokter spesialis anak untuk menentukan diagnosis dan menentukan apakah diperlukan rujukan ke dokter ahli endokrin anak.

 

Sumber : dr. Wiranty Ramadhani


23_Juli_2018_03-1200x1199.png

September 7, 2018 Uncategorized

Salah satu ciri bangsa maju adalah bangsa yang memiliki tingkat kesehatan, kecerdasan, dan produktifitas kerja yang tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh asupan gizi, agar dapat menikmati hidup dalam keadaan sehat. Orang tua bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak melalui pola makanan gizi seimbang. Namun, pentingnya pola makan gizi seimbang juga perlu dipahami oleh para guru di lingkungan sekolah. Mengingat sebagian besar anak-anak kita merupakan peserta didik yang sebagian besar waktunya berada di Sekolah. Dengan kata lain kita semua baik itu guru dan orang tua bertanggung jawab atas pentingnya gizi seimbang bagi anak.

Pola makan merupakan perilaku paling penting yang dapat mempengaruhi keadaan gizi. Keadaan gizi yang baik dapat meningkatkan kesehatan individu dan masyarakat. Pola makan yang baik adalah berpedoman pada Gizi Seimbang.

Konsep Empat Sehat Lima Sempurna yang dipopulerkan Bapak Gizi Indonesia, Prof. Poerwo Soedarmo sekitar tahun 1952 sudah tidak lagi digunakan, kini sudah berkembang dan disempurnakan menjadi Pedoman Gizi Seimbang (PGS).

 

Pedoman tersebut menggantikan slogan “4 Sehat 5 Sempurna” yang telah diperkenalkan sejak tahun 1952 dan sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam bidang gizi serta masalah dan tantangan yang dihadapi. Tahun 1990 an kita sudah punya Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS). Lebih dari 15 tahun lalu Pedoman Gizi Seimbang telah dikenalkan dan disosialisasikan kepada masyarakat, namun masih banyak masalah dan kendala dalam sosialisasi Gizi Seimbang sehingga harapan untuk merubah perilaku gizi masyarakat ke arah perilaku gizi seimbang belum sepenuhya tercapai. Konsumsi pangan belum seimbang baik kuantitas maupun kualitasnya, dan perilaku hidup bersih dan sehat belum memadai. Memperhatikan hal diatas telah tersusun Pedoman Gizi Seimbang yang baru, pada tanggal 27 Januari 2014 lalu telah diselenggarakan workshop untuk mendapat masukan dari para pakar pemerintah serta non pemerintah, lintas sektor, lintas program dan organisasi profesi.

Pedoman Gizi Seimbang baru ini sebagai penyempurnaan pedoman-pedoman yang lama, bila diibaratkan rumah maka ada 4 (empat) pilar prinsip yang harus dipenuhi agar rumah tersebut dapat berdiri, yaitu :

 

Memantauan BB normal merupakan hal yang harus menjadi bagian dari ‘Pola Hidup’ dengan ‘Gizi Seimbang’, sehingga dapat mencegah penyimpangan BB dari BB normal, dan apabila terjadi penyimpangan maka dapat segera dilakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganannya.

Pesan-pesan PGS, baru

1.    Syukuri dan nikmati anekaragam makanan;

2.    Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan;

3.    Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi;

4.    Biasakan mengonsumsi anekaragam  makanan pokok;

5.    Batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak;

6.    Biasakan Sarapan;

7.    Biasakan minum air putih yang cukup dan aman;

8.    Biasakan membaca label pada kemasan pangan;

9.     Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir;

10.  Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal

Riskesdas 2013 menunjukkan bahwa “stunting” pada Balita dan prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) makin meningkat. Perhatian terhadap masalah gizi ganda juga perlu lebih ditingkatkan, disamping masih banyak yang kekurangan gizi, masalah gizi lebih juga meningkat. laporan Riskesdas 2013 sejumlah 32,9% wanita dewasa dan 19,7% pria dewasa mengalami obesitas (IMT >25,0) yang berisiko terhadap berbagai gangguan kesehatan atau penyakit.

Apakah kita sudah menerapkan Gizi Seimbang hari ini…? Makan beranekaragam, Hidup bersih dan sehat, lakukan aktifitas fisik dan pantau Berat Badan anda secara berkala agar tubuh sehat dan hidup kita akan lebih produktif. PGS yang baru ini dilengkapi pula dengan pesan visualisasi untuk konsumsi kita sehari-hari yang digambarkan “Tumpeng”, dan konsumsi makanan untuk sekali makan digambarkan “Piring makanku” panduan sekali makan.

Gizi seimbang merupakan susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan memantau berat badan secara teratur dalam rangka mempertahankan berat badan normal untuk mencegah masalah gizi.

 

Sumber : Kemenkes RI

 


Klinik Anak AP&AP Jakarta © 2019. Website oleh Equitiga.