Gagal Tumbuh

December 2, 2015
gagaltumbuh.jpg

Apa yang dimaksud dengan gagal tumbuh?

“Gagal tumbuh” atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai Failure to Thrive digunakan untuk menggambarkan seorang anak yang tumbuh lebih lambat dibandingkan anak-anak lain pada usia yang sama.Gagal tumbuh adalah keadaan pada bayi atau anak yang berhubungan dengan kegagalan anak untuk tumbuh baik secara mental, fisik, maupun emosional yang tidak dapat mencapai potensi pertumbuhan sesuai dengan usianya.

Meskipun sering ditemukan pada anak berusia dua tahun, gagal tumbuh dapat terjadi kapan saja pada seorang anak.  Hal ini dapat dilihat dari pengukuran berat badan maupun tinggi badan anak semenjak bayi hingga berusia lima tahun yang kemudian dibandingkan dengan tinggi badan dan berat badan anak normal seusianya. Ketika tinggi badan dan berat badan anak berada jauh di bawah tinggi badan dan berat badan normal sesuai anak seusianya, anak tersebut harus dievaluasi secara medis, fisik, dan psikologis. Namun terdapat kemungkinan bahwa seorang anak berperawakan pendek sebagai suatu variasi normal karena faktor keturunan. Variasi normal juga mungkin terjadi karena keterlambatan dalam pertumbuhan yang biasanya akan mengalami kejar tumbuh dengan anak seusianya pada masa pubertas.

Seorang anak dapat mengalami gagal tumbuh karena banyak penyebab. Keadaan gagal tumbuh paling banyak disebabkan oleh kurangnya asupan makanan yang cukup. Seorang anak dengan masalah medis serius seperti penyakit jantung dan penyakit paru-paru dapat membakar kalori lebih banyak dibandingkan asupan makanan yang diperoleh. Gagal tumbuh juga dapat disebabkan oleh adanya diare atau muntah, riwayat kelahiran prematur, penyakit infeksi, gangguan kelenjar endokrin, kelainan kromosom, atau kelainan genetik. Anak yang mengalami kekerasan (child abuse)  atau anak yang terlantar tentunya juga dapat mengalami gagal tumbuh. Penyebab lainnya adalah ketidakmampuan seorang bayi untuk menyusui (menghisap/menelan), masalah peralihan dari ASI ke makanan padat, penyakit refluks gastroesofagus (PRGE), alergi, paparan obat tertentu sebelum lahir, paparan bahan kimia beracum, serta masalah psikologis dan perilaku.

Bagaimana kita mengetahui jika anak kita memiliki masalah?

Jika Anda selalu memantau pertumbuhan dan perkembangan anak Anda, dan anak Anda memiliki ciri-ciri gagal tumbuh, maka hendaknya dikonsultasikan kepada dokter anak. Dokter tersebut mungkinakan bertanya tentang bagaimana pola dan jenis makanan anak Anda. Hal tersebut dapat membantu Dokter untuk menemukan penyebab gagal tumbuh pada anak, seperti adanya kesalahan pola atau  cara menyusui/memberi makan. Dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk mencatat semua makan atau minuman setiap hari (jurnal makanan). Dokter juga mungkin menyarankan pemeriksaan darah atau tes lainnya seperti umur tulang atau analisis kromosom atas indikasi tertentu.

Apa yang terjadi jika anak Anda gagal tumbuh?

Seringkali gagal tumbuh ditatalaksana dengan meningkatkan jumlah makanan/asupan kalori dalam diet anak Anda. Jika Anda sedang menyusui, bicaralah dengan dokter Anda tentang cara yang tepat untuk melakukannya. Jika anak mengonsumsi susu formula, bicarakan dengan dokter Anda tentang cara-cara untuk meningkatkan jumlah kalori.Setelah mencapai usia tertentu, ia mungkin memerlukan suplemen makanan khusus. Pastikan anak Anda makan dengan nutrisi seimbang sebanyak tiga kali sehari, serta menawarkan camilan sehat di antara waktu makan.

Profesi kesehatan lainnya, seperti ahli gizi atau konsultan laktasi, dapat membantu untuk memberikan edukasi. Anak Anda juga perlu ditimbang sesuai jadwal untuk mendeteksi perubahan dalam pertumbuhan dan diplot ke kurva pertumbuhan.

Jika anak Anda memiliki masalah medis yang menyebabkan gagal tumbuh, masalah tersebut harus diatasi sehingga membantu anak Andauntuk kejar tumbuh secara optimal. Pada beberapa keadaan, seorang anak mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit, misalnya jika anak semakin mengalami penurunan berat badan atau berat badan tidak bertambah setelah anak mendapatkan pengobatan untuk masalah medisnya.

Semakin dini sebuah evaluasi dan diagnosis dibuat maka pengobatannya akan semakin efektif. Perawatan harus diarahkan kepada dasar masalah sehingga mungkin memerlukan perawatan medis, fisik, atau psikologis.

Tips penanganan gagal tumbuh:

Periksakan anak Anda jika:

  • Berat badan anak Anda terus turun.
  • Anak Anda tidak memiliki selera makan yang normal.
  • Berat badan anak Anda saat balita turun 2 garis persentil di kurva pertumbuhan selama 2 bulan.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, anda dapat melakukan konsultasi pertumbuhan anak anda disini.

Ditulis Oleh: Dr. Aman Bhakti Pulungan Sp.A (K)

Comments

comments

Klinik Anak AP&AP Jakarta © 2019. Website oleh Equitiga.

×

Pelayanan via WhatsApp didalam jam kerja:
Senin sd Jumat pkl. 10.00 - 17.00 WIB
Sabtu pkl. 10.00 - 12.00 WIB
Minggu dan hari libur tutup.

× klik disini untuk chat