VAKSIN HEPATITIS B

August 3, 2017
03.07.17.jpg

Apakah hepatitis B itu ?

Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B.

  • Terdapat lebih dari 2 milyar individu dengan infeksi hepatitis B di seluruh dunia. Diantaranya, terdapat 400 juta orang sebagai pembawa virus hepatitis B kronis. Setiap tahun 500.000 sampai 1,2 juta orang akan meninggal karena sirosis dan kanker sel hati akibat hepatitis B.
  • Indonesia merupakan negara endemis hepatitis B ditemukan pada 07-2,1 % ibu hamil. Penularan tersering terjadi dari ibu dengan hepatitis B ke bayi yang dilahirkannya, apabila bayinya tidak mendapat imunisasi dengan vaksin dan imunoglobulin hepatitis B.
  • Bayi baru lahir yang terinfeksi dari ibunya berisiko 90% menjadi kronis dan berpotensi menjadi sirosis hati dan kanker hati.

 

Gejala Hepatitis B

  1. Infeksia Akut

Bayi dan anak kecil yang terinfeksi hepatitis B pada umumnya tidak menunjukkan gejala. Remaja dan dewasa yang terinfeksi hepatitis B dapat mengalami gejala akut berupa :

  • Penurunan nafsu makan
  • Demam
  • Lesu
  • Nyeri pada otot, sendi dan perut
  • Mual, muntah dan diare
  • Kuning pada mata dan kulit
  • Gejala akut biasanya timbul 3-4 bulan setelah infeksi

 

  1. Infeksi Kronis

Kebanyakan individu yang mengalami infeksi kronis sering kali tidak menunjukkan gejala, tetapi infeksi yang terjadi dapat menyebabkan kerusakan hati lanjut (sirosis), kanker hati, dan kematian. Infeksi kronis lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak dibandingkan orang dewasa. Individu dengan infeksi kronis dapat menularkan virus hepatitis B pada orang lain, meskipun mereka tidak merasa sakit.

 

Bagaimana Hepatitis B Dapat Menular ?

Virus hepatitis B dapat menular melalui darah atau cairan tubuh dari orang lain atau kontak dengan objek yang terinfeksi.

Penularan pada bayi dan anak dapat terjadi karena :

  • Bayi lahir dari Ibu yang terinfeksi hepatitis B
  • Kontak dengan darah dan cairan tubuh melalui luka pada kulit
  • Kontak dengan objek yang mengandung darah atau cairan tubuh seperti sikat gigi, alat cukur, alat pemantau gula, dan alat suntik untuk diabetes
  • Menggunakan jarum suntik yang sama dengan orang yang terinfeksi ; atau jarum untuk memasang anting-anting yang tidak steril (terinfeksi)
  • Tertusuk jarum yang sudah pernah digunakan

 

Apa Manfaat Vaksin Hepatitis B ?

Vaksin hepatitis B dapat mencegah infeksi hepatitis B serta komplikasinya. Vaksin hepatitis B dapat diberikan secara tunggal atau kombinasi dengan vaksin lain.

 

Vaksin hepatitis B secara rutin diwajibkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia dan Kementrian Kesehatan RI.

Siapa Yang Harus Mendapat Vaksinasi Hepatitis B Dan Kapan Diberikan ?

  • Bayi mendapat 3 dosis vaksin hepatitis B sebelum usia 6 bulan,

Dosis pertama : saat lahir sebelum usia 12 jam

Dosis kedua : usia 1 – 2 bulan

Dosis ketiga : usia 6 – 12 bulan

  • Apabila bayi mendapat vaksin kombinasi yang mengandung hepatitis B dapat diberikan 4 dosis. Dosis tambahan ini tidak berbahaya.
  • Bayi yang baru lahir dari ibu dengan hepatitis B (HBsAg positif) harus mendapat vaksin hepatitis B dosis pertama sebelum usia 12 jam ditambah imunoglobulin hepatitis B pada saat yang sama pada paha yang berbeda.
  • Pemberian vaksinasi dan imunoglobulin hepatitis B ini diberikan setelah pemberian suntikan vitamin K1. Vaksinasi selanjutnya diberikan sesuai jadwal. Bayi yang lahir dari ibu dengan hepatitis B ini perlu diperiksa HBsAg dan antiHBs usia 9-18 bulan.
  • Anak dan remaja yang belum divaksinasi sebelumnya, harus mendapatkan vaksinasi ini sebanyak 3 dosis.

 

Siapa Yang Tidak Boleh Mendapat Vaksin Hepatitis B ?

  • Setiap orang yang pernah mengalami alergi berat terhadap vaksin. Beritahukan kepada dokter anda
  • Setiap orang yang sedang menderita penyakit infeksi berat, harus menunggu sampai sembuh
  • Dokter anda dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal ini

 

Apa Risiko Pemberian Vaksin Hepatitis B ?

Vaksin hepatitis B merupakan vaksin yang sangat aman dan hampir tidak ada efek samping berat. Efek samping berat sangat jarang terjadi, yaitu satu dari 1,1 juta dosis.

 

Beberapa efek samping ringan yang telah dilaporkan :

  • Bengkak pada tempat suntikan (pada sekitar 1 dari 4 orang)
  • Suhu badan 37,8°C atau lebih (pada sekitar 1 dari 15 orang)

 

Sumber

  • Center of Disease Control and Prevention http://www.cdc.gov/vaccines/hcp/vis/index.html
  • Ranuh IG.N, Suyitno H, Hadinegoro SR, Kartasasmita CB, Ismoedijanto, Soedjatmiko, penyunting. Pedoman Imunisasi di Indonesia. Edisi ke 5. Jakarta: Badan Penerbit IDAI;2014
  • Ikatan Dokter Anak Indonesia

Comments

comments

Klinik Anak AP&AP Jakarta © 2019. Website oleh Equitiga.

×

Pelayanan via WhatsApp didalam jam kerja:
Senin sd Jumat pkl. 10.00 - 17.00 WIB
Sabtu pkl. 10.00 - 12.00 WIB
Minggu dan hari libur tutup.

× klik disini untuk chat