Imunisasi Untuk Buah Hati Anda Oleh Klinik Anak AP&AP

August 23, 2017
24.08.17.jpg

VAKSIN CACAR AIR

 

Apakah Cacar Air Itu ?

Cacar air (juga disebut varisela) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster . Penyakit ini biasanya ringan, namun dapat menjadi berat pada bayi dan orang dewasa.

 

Apa Gejala Cacar Air ?

  • Cacar air diawali demam yang tidak tinggi, diikuti keluar lepuh (bintil) di kulit yang gatal terutama di punggung dan dada, menjalar ke muka dan anggota badan.
  • Pada infeksi yang berat dapat menyebabkan radang paru (pneumonia).
  • Virus cacar air dapat menular dari orang ke orang lain melalui udara atau dari cairan yang berasal dari lepuh cacar air.
  • Orang yang sudah pernah menderita cacar air setelah beberapa tahun dapat mengalami ruam kembali yang nyeri, yang disebut cacar ular (herpes zozter) apabila sistem kekebalan tubuhnya menurun.

Vaksin cacar air dapat mencegah infeksi dan penularan cacar air.

Siapa Yang Harus Mendapatkan Vaksin Cacar Air Dan Kapan Vaksinasi Tersebut Harus Diberikan ?

  • Anak-anak yang belum pernah menderita cacar air harus diberikan vaksin cacar air pada umur 12-15 bulan.
  • Anak yang berusia 13 tahun ke atas (yang belum pernah menderita cacar air atau belum pernah mendapat vaksin cacar air) harus diberikan dua dosis dengan interval sekurang-kurangnya 28 hari.
  • Vaksinasi cacar air dapat diberikan pada setiap orang yang belum mendapat vaksinasi atau belum pernah menderita cacar air. Vaksinasi diberikan dua dosis.
  • Vaksinasi cacar air dapat diberikan bersamaan dengan vaksin-vaksin lainnya.

 

Siapa Yang Tidak Dapat Divaksinasi Atau Vaksinasi Harus Ditunda ?

  • Menderita sakit berat pada saat jadwal vaksinasi, maka harus menunggu sembuh.
  • Wanita hamil dan tidak boleh hamil dalam waktu 1 bulan setelah mendapat vaksin cacar air.
  • Keadaan yang menurunkan kekebalan tubuh.
  • Menderita HIV/AIDS atau penyakit lain yang mempengaruhi sistem imun.
  • Sedang mendapat terapi dengan obat yang mempengaruhi sistem imun.
  • Menderita Kanker dan sedang menjalani pengobatan
  • Baru menerima transfusi darah atau produk darah lainnya, vaksinasi perlu ditunda 2 minggu.

Mintalah informasi lebih lanjut pada dokter Anda.

 

Apa reaksi samping vaksin cacar air ?

Mendapat vaksin cacar air jauh lebih aman dibandingkan dengan terjangkit penyakit cacar air. Kebanyakan orang yang mendapat vaksin cacar air tidak mengalami efek samping. Reaksi yang dapat timbul adalah,

  • Bengkak dan nyeri didaerah suntikan (pada sekitar 1 dari 5 anak dan pada sekitar 1 dari 3 dewasa)
  • Demam (pada 1 dari 10 orang)
  • Ruam ringan
  • Kejang yang disebabkan oleh demam
  • Alergi dapat berupa gatal, bengkak, atau sulit bernapas

 

Bila terjadi reaksi atau efek samping, orang tua disarankan untuk segara menghubungi tempat pemberian vaksin atau Rumah Sakit terdekat.

Informasi terkait vaksin untuk orang tua selengkapnya dapat mengunjungi website klinikanakapap.com atau dapat menghubungi kami melalui telepon (021)29667797/98 Hp/Whatsapp: 0857 1566 3038.

 

 

 

Sumber :

  • Center of Disease Control and Prevention http://www.cdc.gov/vaccines/hcp/vis/index.html
  • Ranuh IG.N, Suyitno H, Hadinegoro SR, Kartasasmita CB, Ismoedijanto, Soedjatmiko, penyunting. Pedoman Imunisasi di Indonesia. Edisi ke-5. Jakarta: Badan Penerbit IDAI: 2014

Comments

comments

Klinik Anak AP&AP Jakarta © 2019. Website oleh Equitiga.

×

Pelayanan via WhatsApp didalam jam kerja:
Senin sd Jumat pkl. 10.00 - 17.00 WIB
Sabtu pkl. 10.00 - 12.00 WIB
Minggu dan hari libur tutup.

× klik disini untuk chat